Keperawatan UPI Sumedang
 
Waktu Posting :
01 December 2025
 
Penulis :
admin
 
Kategori :
Berita

Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini, Dosen Keperawatan UPI Kampus Sumedang Gelar Edukasi Kanker Payudara


Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya kaum perempuan, dosen Program Studi Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada tanggal 28 November 2025. Kegiatan yang mengusung tema Breast Cancer Awareness ini bertujuan untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai urgensi deteksi dini kanker payudara. Program ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam merespons isu kesehatan nasional, mengingat kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita di Indonesia akibat keterlambatan penanganan.

Rangkaian kegiatan PkM diisi dengan penyuluhan kesehatan yang interaktif, dengan fokus utama pada pelatihan praktik Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Tim dosen yang berkolaborasi dengan mahasiswa mendemonstrasikan langkah-langkah SADARI yang benar dan sistematis menggunakan alat peraga manekin, sehingga memudahkan peserta untuk memahami dan mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Selain simulasi teknis, para akademisi juga memberikan pemahaman mendalam mengenai faktor risiko, identifikasi gejala klinis awal, serta membongkar mitos-mitos kesehatan yang seringkali menghambat masyarakat untuk mencari pertolongan medis secara cepat.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara berlangsung, ditandai dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab terkait kesehatan reproduksi wanita. Melalui kegiatan pengabdian ini, tim dosen Keperawatan UPI Kampus Sumedang berharap dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Sumedang secara signifikan. Diharapkan, bekal pengetahuan yang diberikan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup preventif, sehingga angka mortalitas akibat kanker payudara dapat ditekan melalui penemuan kasus pada stadium awal yang memiliki peluang kesembuhan lebih tinggi.